Dibaca: Memuat...
Runtuh Sebelum Fajar
Karya: Dwi Ayuning TyasMalam belum usai menarik napasnya,
namun asa meluruh sebelum waktunya.
Di sela doa yang menggantung di dada,
cita-cita terkapar tanpa suara.
Langit memilih diam,
tuli pada tangis yang tertahan.
Bintang-bintang hanya menatap,
saat air mata jatuh tanpa nama.
Aku pernah percaya,
fajar akan selalu membawa jawaban.
Namun sebelum cahaya sempat menyapa,
semesta lebih dulu merobohkan harapan.
Meski demikian,
aku menolak tinggal di antara reruntuhan.
Sebab dari malam yang paling gelap,
keberanian belajar menyalakan dirinya sendiri.
Dan bila suatu hari fajar benar-benar tiba,
aku akan menyambutnya dengan hati yang baru.
Bukan sebagai pemilik mimpi yang utuh,
melainkan sebagai jiwa yang tak lagi takut runtuh.
Yogyakarta, 26 Juli 2026