Diniyah Labodu - Menganyam Harapan dari Retak (OSN 3.7)

📅 26 Juli

Menganyam Harapan dari Retak

Karya: Diniyah Labodu


Sejak kecil, aku akrab dengan luka,
menjadikan sunyi sebagai bahasa.
Di saat tawa memenuhi dunia,
aku belajar memeluk nestapa.

Rumah tak selalu berarti teduh,
kadang hanya tempat untuk bertumbuh.
Air mata jatuh tanpa suara,
mengajarkan tabah sebelum dewasa.

Kupungut retak menjadi akar,
kutanam pilu agar tetap mekar.
Sebab yang paling dalam mengenal gelita,
sering kali paling tulus menjaga cahaya.

Kini aku tak lagi membenci luka,
sebab darinya lahir makna.
Yang dahulu patah oleh keadaan,
kini tegak menjadi harapan.

Jika kelak semesta bertanya siapa aku,
katakan, aku lahir dari pilu.
Biarkan angin menghapus namaku,
agar abadi hanya maknaku.


Manado, 26 juli 2026