Dibaca: Memuat...
Langkah
Karya: Charminia SudarminiAku sudah selesai
mengikat tali sepatu.
Jalan itu sudah menunggu.
Namun, badai
lebih dulu menemukan
alamat rumahku.
Langkahku tertahan di ambang pintu.
Aku urung pergi.
Ada sepasang kaki
yang tak lagi mampu berdiri.
Langkahku kini
tak lagi hanya
untukku sendiri.
Alas sepatuku
tak pernah sempat
menyentuh jalan.
Langkahku kini
hanya sepanjang jarak
kamar, dapur, dan kamar mandi.
Aku menghafal nama obat
lebih cepat
dari nama kota
yang ingin ku kunjungi.
Setiap hari
jalan itu dilewati jejak-jejak baru.
Tak satupun
berasal dari kakiku.
Aku tak lagi yakin
jika jalan itu
memang untukku.
Suatu musim,
rumah menjadi terlalu tenang.
Aku menemukan
sepatuku yang tertutup debu.
Tanganku masih ingat
bagaimana simpul
tali sepatu itu.
Namun,
langkahku tak lagi mengenali aku.
Karanganyar, 22 Juli 2026