Dibaca: Memuat...
Mimpiku yang sirna
Karya: Bertha Tertia SimanjuntakAku berbaring di tempat yang lapang,
menatap taburan cahaya malam.
Mimpi yang dulu kugenggam,
kini, hanya bisa kupandang dari kejauhan.
Kumenyusuri tepian pantai,
meninggalkan kenangan langkahku.
Ombak datang menyapu tanpa sisa,
bak harapan yang sirna.
Waktu membawa pergi mimpiku,
seiring perjalanan yang mengikuti.
Aku hanya mampu menjaganya,
tetapi tidak bisa menggapainya.
Dari setiap jatuh, aku belajar
bahwa langkahku tidak pernah sirna.
Dari mimpiku yang runtuh,
aku menaruh harapan yang menghantuiku.
Kelak, jika saya memiliki mimpi,
maka akan kugenggam erat.
Bahkan, ombak tidak mampu
merengut mimpiku.
Lubuk Pakam, 29 Juli 2026