Dibaca: Memuat...
AKAR YANG MENGUATKA
Karya: BAIQ AYATUL HUSNADi balik pintu rumah yang menyimpan sunyi,
perlahan aku belajar memahami arti berdiri.
Dari hampa sosok ayah dan gemuruh emosi ibu,
serta riuhnya dunia yang meragukanku,
aku tetap tumbuh,
menjadi jiwa yang tersenyum ramah pada dunia.
Meski raga berulang kali diuji jejak luka,
dan labirin pikiran bising penuh tanya,
aku menolak menyerah pada duka.
Di antara jejak karya dan prestasi yang terukir tenang,
aku belajar bahwa ketangguhan
lahir dari jiwa yang tenang.
Lalu hadir sosok bagai arunika,
memeluk retakku tanpa pernah bertanya.
Mencintaiku utuh dalam tulusnya jiwa,
menghapus hirap yang pernah ada.
Setiap perih kini menjadi akar yang menguatkan,
membawaku bermimpi besar menembus awan.
Sebab aku tahu, aku tak lagi runtuh;
dari dalam luka, aku memilih untuk tumbuh.
Lombok Timur, 20 Juli 2026