Dibaca: Memuat...
Arsitektur Berakar Tanah Nusantara Menemukan Bahasa Pangan
Karya: Audrey Malica PutriDi tepian Batanghari, tanah berbisik lembut,
mengajari akar tentang kesetiaan,
mengajari langkah tentang tangan-tangan yang merawat saling terhubung membentuk kehidupan.
Kubawa suaranya menembus Bandung,
mencari harapan pada tangan-tangan muda
yang percaya masa depan dapat ditanam.
Arsitektur bukan sekadar dinding,
melainkan ruang bagi benih, air,
dan mimpi untuk saling bertumbuh.
Kulihat pangan menjelma puisi,
tradisi bersanding dengan inovasi, alam memeluk manusia tanpa meminta balasan.
Indonesia tidak kekurangan pangan.
Kita hanya perlahan kehilangan kesadaran
untuk mencintai apa yang lahir dari tanah sendiri.
Maka kutitipkan gagasan pada setiap jengkal bumi:
Selamatkan Indonesia,
rawatlah tanah sebelum ia menjadi kenangan,
sebab negeri ini tak hanya berdiri oleh bangunan,
tetapi oleh ladang yang terus berdenyut,
dan hati yang tak lelah menumbuhkan kehidupan.
Jambi, 26 Juli 2026