laut merah
Karya: ADELISMA YANImalam sesak itu datang lagi
mengayun bak ayunan ceria
merekah layaknya api merah surga
berasap layaknya sisa api neraka
kayu tangguh itu
tarian pengantar malam itu
menjulang kokoh
di bawah terik malam senyap
sekilas ingatan meja tua nampaknya lebih berharga daripada bongkahan atom ini
nampaknya kaki ini sudah terbiasa berjalan diatas arang
aishhh
seharusnya tidak seperti itu
seharusnya tidak seperti ini
apakah salah?
pandangan bayangan berubah
dari api merah surga
menjadi lautan merah cantik
ahhh
alangkah indahnya lautan merah kental itu
merah bersinar bukan
rasa-rasanya bayangan menjadi patung
tidak bergerak
bahkan saat api meninggalkan asap pun
angin pun tak pandai
sejak saat abu menghiasi asap
ternyata itu tangisku di senyap
ini aku
bayangan dibalik meja tua
Medan,23 juli 2026