Dewi Fortuna Puspitasari - Algoritma Tuhan (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Algoritma Tuhan
Seniman melukis berharap semua warna menyatu
Layaknya harapan yang mulai pupus
Mungkin panjang rambut ini jadi saksi
Betapa pilu skenario Tuhan yang aku hadapi
Iman mulai menepi seiring dengan kata luka ini
Maaf bila diri ini kurang dalam semua
Tapi aku menunggu hal baik yang engkau nyanyikan
Dengan raga yang setengah mati diiringi nadi mulai menyempit
Sapaku untuk Tuhan yang tahu segala
Dari sekecil biji matahari hingga sebesar harapan ayah
Kalau aku dipanggil dahulu
Lebih baik engkau pulang melanjutkan hari-hari tanpa ada luka
Senyum yang selalu dinanti apakah beneran nyata
Atau hanya untaian doa orang yang selalu kalah
Gerak jalan mengingat yang dibelakang
Perlahan runtuh meliputi malam yang enggan menyapa pagi
Lamongan, 27 Januari 2026
Posting Komentar