Jemi Wijaya
Didera Keadaan
Aku sedang berpura-pura
Untuk tetap siap sedia
Punggungku kesakitan
Hatiku menangis tak tertahan
Jiwaku lebur
Pikiranku kabur
Tiap malam kuhabiskan sepi
Pada siangnya aku terus menepi
Aku harus jujur
Agar tak mengecewakan
Tapi aku segan
Segan ku kepada kepada mereka
Yang harus selalu aku hibur
Aku terus menerus menjadi obat
Tapi tak ada satupun
yang mampu sepertiku
Semuanya sama
Hanya berperan untuk menyayat
Majalengka, 1 September 2022