Suci Aulia Hutajulu
Dia Yang Telah Pergi
Kini, dunia kita berbeda
Kita terpisah ruang dan waktu
Engkau berada di tempat yang jauh dan penuh cahaya suci
Dan aku tenggelam dalam sepi
Kepergianmu sempat membuat duniaku berhenti
Layaknya sabetan pedang, ini menyakitkan
Kini yang tersisa hanya kenangan dan air mata
Serta hati dengan luka yang menganga
Aku berdiam diri duduk terpatri
Menatap kosong ke arah langit-langit
Hanya sendiri di rumah yang terasa sunyi
Menanti kehadiranmu yang mustahil
Ingatanku tentang dirimu kembali terputar
Engkau yang senantiasa disisiku
Engkau yang membimbing dan menjagaku
Engkau dengan canda tawa dan senyuman manis itu
Meski jarak tak memungkinkan untuk bertemu
Engkau akan senantiasa ada di hatiku
Doa dan rindu kutitipkan pada Tuhan
Semoga engkau bahagia di surga-Nya
Pematangsiantar, 5 Juni 2022