Siti Nuralia
Sepintas Temu
Hembusan angin di malam hari
membuat diriku terlelap oleh dinginnya kegelapan
Ku raih selimut dan memejamkan mata dengan pelan
Disaat diri berada di alam tak sadar
Kulihat seseorang menghampiri ku
dengan senyum manis dan wajah yang tampan
Dan kukira aku mengenalnya
""Ayah"" kupanggil namanya
Dengan riang gembira ku peluk dan kucium tangan kanannya
Aku merindukanmu, hanya kata itu yang mampu ku ucapkan kepadanya
Tanpa berbicara, tanpa pamit ayah mulai beranjak pergi meninggalkanku
""Ayah izinkan ku bersamamu"" kalimat itu tak didengar olehnya
Ku berusaha untuk mengejarnya namun ku tak sanggup meraih itu
Hingga ayah tak terlihat sedikitpun raganya
Ku menangis dan berharap ayah datang kembali
Membawaku pada tempat yang pernah diceritakannya
Tempat yang indah, luas, dan siapapun tak mampu untuk menggapai itu
""Ayah, ayah berjanji kepadaku""
Isak tangis dan ucapan itu tak didengar olehnya
Hingga ku terbangun dan melihat disekitar
Mencoba mencari keberadaannya
Namun baru kusadari jika ayah sudah tiada
15 Juni 2022