Dibaca: Memuat...
Restu Nabilla
Untaian Parak
Saat diri menata seutas kata
Sebagai tanda lembut sang nurani
Saat raga tak mudah memahami
Hingga semesta ingin berpaling
Suatu perkara yang lumrah,
Suatu kata yang singkat,
Namun mampu membuat terpuruk
Aku lelah, aku capek
Perpisahan waktu itu
Bagai manisan tergelogot api
Aku tak sadar akan diri
Kurang sabar saat kecundang
Hingga parak bersua
Bagai angin hembus nan berlalu
Mataram, 31 Mei 2022