Nur Khalida Mutiara Dewi Aini
Sebaris Harapan
Jalanlah kau pada sebuah kebun di pinggir praja
Akan banyak kau temui kembang yang gugur ke bentala
Ditimpa doa-doa aku dipersiapkan kembali ke Tuhan
Dinaungi pohon kamboja aku kembali di tanam
Dan kau akan tinggal seorang diri
Di pancuran bambu belakang rumah kau bisa bersuci diri
Gunakanlah air matamu untuk belajar mengaji
Bantu aku meringankan perih juga nyeri
Apabila kemarau sudah menuju arah daksina
Cabutlah tiap-tiap ilalang yang menghalangi wajahku
Bawakan sebotol air untuk melembabkan tubuhku
Terberkatilah kau sebagai tuah bagi dosa-dosaku
Anakku sayang, janganlah kau bersusah hati
Perpisahan bukanlah sesuatu tuk di sesali
Karena semua yang bersenyawa akan ditemui mati
Oleh culas-culas mereka ataupun oleh takdir ilahi
9Pematangsiantar, 31 Mei 2022