Grace Euodia Purba
INGATAN LUKA
Awan hitam menyelimuti angkasa
seakan paham dan merasakan
apa yang sebenarnya terjadi
pada kedua insan ini
tetesan demi tetesan kristal bening
mengguyur bumi yang penuh dengan
ingatan luka
Tidak ada yang salah
hanya saja waktu yang tidak tepat
melibatkan kedua insan ini
yang hatinya dipenuhi keraguan
Salah takdir yang mengharuskan
keduanya bercerai tanpa bisa diperbaiki
tidak ada yang menginginkan
semuanya terjadi,
sekali lagi takdir sangat kejam
Biarlah angin meniup kencang
ingatan pahit yang membuat
siapa saja ikut merasakan
sakitnya perpisahan ini
Pematang Siantar, 5 Juni 2022