Jiwa yang Menangis dalam Gelap
Karya: Umbra VeyraSetiap malam memandang langit,
menikmati kesunyian dalam gelap.
Mengulang setiap kejadian,
akankah semuanya berakhir baik?
Tak lama, air mataku mengalir.
Ada luka yang belum sempat kuobati,
ada cerita yang tak bisa kuceritakan,
ada sesuatu yang tak bisa dipeluk oleh tangan.
Di balik isak yang panjang,
ada wajah yang dipaksa tersenyum.
Teriakan di kepala yang terus berbisik,
menjadi suara yang paling bising
di antara riuhnya dunia.
Malam menjadi tempatku mengaku,
bahwa aku lelah menjadi kuat.
Merasa kosong tanpa tujuan,
ada kehilangan yang masih kupeluk dalam diam.
Biarlah malam menjadi saksi,
di balik raga yang kuat,
ada jiwa yang lelah.
Beristirahat sejenak menatap bintang,
sebelum matahari kembali menjemput.
Cianjur, 29 Agustus 2026