Tangis yang tidak bersuara
Karya: Tri Bunga SihiteTangis tidak selalu jatuh
sebagai air mata di pipi.
Kadang ia tinggal diam
di balik senyum yang dipaksakan,
di antara kata-kata
yang tidak pernah sempat diucapkan.
Malam mengetahui segalanya.
Ia mendengar hati yang berbicara
kepada sunyi,
tentang luka yang berusaha disembunyikan
dan harapan yang hampir kehilangan arah.
Namun, tangis bukanlah tanda
bahwa seseorang telah kalah.
Ia adalah bahasa hati
ketika kata-kata tidak lagi cukup.
Biarlah hari ini mata basah,
sebab setelah hujan yang panjang,
langit tetap belajar menjadi terang.
Dan setelah tangis menemukan akhirnya,
hati akan kembali berjalan,
membawa kekuatan yang baru.
Pampean,1 September 2026