Yang Hampir Hilang
Karya: SyafiqahYang Hampir Hilang
Aku pandai membuat hari terasa ringan,
melempar cerita di tengah keramaian.
Mereka ikut tertawa, lalu percaya
tak ada yang perlu disimpan di balik suara.
Padahal, ada malam yang panjang,
ketika satu nama tak lagi pulang.
Ada kursi yang tetap menghadap meja,
ada percakapan yang berhenti begitu saja.
Aku pernah mengira kehilangan
adalah pintu yang tak punya jalan pulang.
Sampai suatu pagi, cahaya masuk perlahan
dan menemukan aku masih di ruangan.
Sejak itu, aku tidak lagi bertanya
mengapa beberapa hal harus tiada.
Aku hanya menjalani hari seperti biasa,
dengan suara yang kembali memenuhi udara.
Mungkin, aku hanya sedang belajar
bahwa tidak semua yang pergi harus dikejar,
dan tidak semua yang tinggal harus ditangisi.
Sebab ada hari-hari yang akhirnya mengerti
cara membuat kita tersenyum lagi.
Makassar, 10 September 2026