Tak Ada yang Bertanya
Karya: Sefania Faida AzmiMalam menyimpan air mata,
saat orang memilih terlelap.
Aku tersenyum tak pernah rapuh,
meski hati mulai penat.
Tak ada yang tahu apa yang kurasa,
sebab aku menyembunyikannya.
Kepada dunia, aku berkata “tak apa,”
padahal hati berharap ada yang bertanya.
Aku menangis bukan karena tak kuat,
namun terlalu lama berpura-pura baik.
Menahan kecewa, menyimpan penat,
hingga air mata tak mampu berbalik.
Andai mereka tahu isi kepala,
mereka tak akan menyebutku bahagia.
Sebab di balik tawa terdengar biasa,
ada hati yang meminta jeda.
Kini kubiarkan air mata berbicara,
tentang yang tak sempat terucapkan.
Dan jika esok aku tertawa,
jangan kira lukaku telah dilupakan.
Sebab ada tangis yang reda,
namun bekasnya tinggal di dada.
Dan mungkin, yang menyakitkan bukan air mata—
melainkan saat kita menangis sendirian,
lalu tersadar…
tak ada yang datang bertanya.
Manokwari, 11 September 2026