Duka Bersemayam
Karya: Rembulan HairunnisaDuka menyapa setelah kepergian
Berderai air mata tak karuan
Hati pilu menahan lara
Separuh sukma tenggelam dalam nestapa
Ia telah pergi dan takkan kembali,
meninggalkan sunyi di dalam hati.
Renjana menyapa tanpa permisi,
membawa kenangan yang bersemayam di hati.
Dulu ada suara yang memanggil,
kini hanya hampa yang menyelimuti.
Dulu ada sosok yang selalu hadir,
kini yang tersisa hanyalah bayangan.
Ingin rasanya kembali bersua,
mengulang waktu yang telah berlalu.
Namun, waktu tak pernah menunggu,
dan perpisahan tak mengenal kata kembali.
Kini hanya tetesan bening yang tersisa,
selalu turun ketika damba menyapa.
Ingin kembali bersua,
namun takdir berkata berbeda.
Riau, 10 September 2026