Hujan yang Tersembunyi
Karya: PebrianaDi kala cuaca cerah
Ada jiwa yang menginginkannya
Ingin membasahi pipi yang kering
Menjadi saksi bisu atas nestapa
Akan tetapi jiwa ada di kepalsuan
Akankah tetap berdiam
Jiwa yang gundah gulana
Sejenak jiwa ingin membawa siuh
Namun hanya terkubur di benak
Tak ada suara yang keluar mengudara
Akan tetapi jiwa raga tampak bahagia
Raga yang tampak bahagia
Hanya memayungi sajak luka
Senyum menjadi topeng paling setia
Menutupi genangan air mata yang tumpah
Ditengah malam yang gelap gulita
Raga mengadu ke sang pencipta
Raga melangkah seiring masa
Melewati berbagai nuansa
Melupakan sajak luka
Namun luka itu terus berbisik
Menganggap cuaca akan cerah
Padahal hujan tidak pernah benar- benar pergi
09 September 2026