Cara Hati Bernapas
Karya: NANDA AURILIAAku pernah menangis di kamar yang sepi,
Bukan karena lemah, hanya karena penuh.
Ada hari-hari yang terlalu berat dibawa sendiri,
Dan air mata adalah caraku berkata jujur.
Orang bilang menangis itu tanda kalah,
Tapi bagiku, itu cara hati bernapas.
Setelah semua kata habis kupakai,
Air matalah yang akhirnya bicara jujur.
Aku menangis bukan untuk ditonton,
Hanya ingin melepas yang lama kutahan.
Dan anehnya, setelah semua reda,
Aku selalu merasa sedikit lebih ringan.
Mungkin begitu cara tubuh menyembuhkan diri,
Menangis, lalu bangkit lagi esok hari.
Nanga Pinoh, 10 September 2026