Jam yang Berhenti di Musim Lama
Karya: M. Sallahudin Rifqi Kurnia AzizPada hari ketika waktu kehilangan arahnya, namamu masih duduk di sudut ingatan yang sama.
Sebuah jam tua berhenti berdetak, bukan karena rusak, melainkan karena menyimpan terlalu banyak perpisahan.
Aku pernah mencoba mengubur kenangan, tetapi tanah selalu mengembalikan suara langkahmu melalui mimpi yang sunyi.
Ada maaf yang tumbuh terlambat, ada janji yang menbuat tanpa sempat ditepati.
Kini aku memahami, kehilangan bukan tentang melupakan seseorang, melainkan belajar hidup bersama ruang kosong yang ia tinggalkan.
Jam itu tetap diam, tetapi aku mulai berjalan.
Batam, 01 September 2026