Rumah Bagi Tangis
Karya: LAELA KHOERUN NI'MAHRumah bagi Tangis
Aku pernah merasakannya,
bahkan ia adalah bagian dariku.
Melekat, namun tak pasti,
datang seakan aku rumahnya.
Mengetuk pintu yang tak pernah terkunci,
membawa cerita yang tak sempat selesai.
Ia tinggal di balik sunyi,
menunggu malam menjadi sepi.
Aku tak pernah mengundangnya,
namun ia tahu setiap luka.
Ia mengendap di sudut mata,
menyimpan kata yang tak terucap.
Lalu jatuh perlahan di pipi,
membasahi rindu yang tertahan.
Dan ketika semuanya telah reda,
aku masih mengenali namanya yang selama ini diam-diam kusembunyikan sendiri
Banyumas, tambak 13 September 2026