Kelana Semesta
Karya: ILYASINputih abu gelap menyurut bebatuan
tersusun batu menghalangi aliran
geburan air tampak suasana riang
senyuman tuan menatap kegembiraan
layak nya akal tanpa kesunyian
membuatnya satu langkah untuk terang
semua itu satu dan dua rupa
menjaga layaknya benteng pertahanan
tertancap tertanam kakimu bimbang
kokoh nya batu yang ia rasa tenang
sinar yang kalbu tebal dan menjulang
bagai orang yang teguh pendirian
kegembiraan telah terlahap waktu
engkau bermain mengalir seperti air
bagaikan samudra menyambut nawala
untuk sasmita yang penuh laras
Garut, 01 Agustus 2028