LANGIT YANG KESEPIAN
Karya: Febryani Putri pramuning thyasBanyak manusia berkata,
“menyenangkan sekali menjadi dirimu,
dikelilingi teman yang tak terhingga.”
Tapi apa arti teman,
jika akhirnya hanya ingin memanfaatkan ku?
Aku adalah sang Akasa,
yang berusaha tampak menawan,
padahal diri ini sangat kesepian,
hingga rela kecewa
karena jatuh hati pada sang Sagara.
Namun ternyata Sagara tak sendiri.
Ia telah memiliki Bena,
yang setia menemaninya.
Akasa hanya menjadi tempat mereka berpijak,
setelah menemukan pujian atas manusia.
mereka beranjak,
setelah tahu Akasa sunyi
tanpa hadirnya rembulan dan bintang
Di tengah malam yang sunyi,
Akasa menangis,
membiarkan air mata berbicara tanpa suara.
Tak ada yang tahu,
tak ada yang dengar.
Hanya malam yang menjadi saksi,
tentang rasa yang disimpan sendiri,
tentang kata yang tak pernah terucap,
dan tentang hati
yang terlalu lama berpura-pura kuat.
Mungkin tangis bukan berarti dia lemah.
tapi itu adalah cara nya Akasa
Menunjukan bahwa dirinya lelah
jakarta, 11 September 2026