Karya: SHELA HUSNA SYARIEF
Tawa mengalir di antara cerita, ringan seperti angin yang singgah di sela-sela sore. Tak ada yang perlu istimewa secangkir minuman, lelucon yang sebenarnya tak lucu, dan beberapa nama yang selalu berhasil membuat kami tertawa.
Langit perlahan berubah warna, namun percakapan belum ingin usai. Seakan sore tahu, hari yang bahagia tak perlu terburu-buru selesai.
Mungkin begini rupa bahagia, bukan sesuatu yang besar dan sulit dicapai, melainkan tawa yang muncul begitu saja ketika bersama orang-orang yang membuat kita nyaman menjadi diri sendiri.
Sore terus berjalan, tetapi suara tawa itu masih tinggal dalam ingatan. Sederhana, hangat, dan cukup untuk membuat hari terasa lebih berarti.
Aceh, 23 Agustus 2026