Karya: Marlenti
Ruang Tanpa Aba-Aba
Kusimpan rapi baju kenangan darimu,pakaian favorit yang dulu melekat di tubuhmu.Berharap suatu hari kau kembali bertanya,ke mana baju kesayanganmu kini berada.
Tempat tidurmu rapi seperti biasa,namun hangat tubuhmu tak lagi terasa.Hanya guling yang dulu sering kau dekap,kini membisu di kamar yang senyap.
Aku masih menyimpan nomor ponselmu,menanti secercah pesan singkat darimu.Meski kutahu harapan itu sia-sia,hati ini enggan menerima realita.
Kakak pergi tanpa sebuah aba-aba,meninggalkan luka yang menetap di dada.Namun segala kenangan akan terus kujaga,karena kupercaya, kau telah bahagia di surga.
Pesisir barat, 23 Agustus 2026