Senandika di Balik Sepi
Karya: Jennyfer Claudia BudiDi bawah langit yang gulita
Ku titipkan senandika kepada angin
Tentang rindu yang tak pernah bersuara
Tentang hati yang perlahan menjadi dingin.
Dulu, tawa adalah melodi
Namun kini, sunyi menjadi teman sejati
Kenangan datang membawa lara
Menorehkan pilu di dasar jiwa.
Namamu masih bersemayam dalam ingatan
Meski waktu menguburnya perlahan
Aku mencoba berdamai dengan nestapa
Namun asa masih enggan sirna.
Jika perpisahan adalah takdir
Biarlah air mata menjadi saksi
Bahwa pernah ada hati yang begitu tulus
Mencintaimu dalam diam dan sepi.
Batam, 27 Agustus 2026