Karya: ARSYTA ZAHROTA SYITHA
IBU,
barangkali rumah bukan hanya sekedar tentang pulang
atau tempat untuk sekedar mengenang dan bertenang.
Rumah bagiku,adalah seseorang
yang tetap menyalakan lentera malam
menunggu meski tahu aku mungkin belum pulang.
Dan rumah itu adalah engkau,IBU.
Dulu,aku berpikir menjadi dewasa
adalah sesuatu yang menyenangkan
seperti apa yang aku liat di taman .
ternyata,semakin besar aku tumbuh,
semakin banyak yang harus aku simpan sendiri.
Aku rindu masa kecil,Bu.
Saat terluka cukup sembuh
hanya dengan kecupanmu.
saat menangis tak perlu beralasan,
karena tanganmu,badanmu selalu tahu
caranya menenangkan.
Kini aku belajar tersenyum
meski hati sedang tidak baik baik saja.
belajar mengatakan""aku tidak apa-apa""
padahal diam diam aku hanya ingin
kembali menjadi sikecil
yang pulang lalu mencarimu.
Mungkin menjadi dewasa
adalah perihal kehilangan banyak hal,
termasuk waktu yang sederhana
yang dulu tak pernah kusadari
bahwa itu berharga.
Maaf,Bu.
Jika suatu nanti aku terlalu jauh
untuk sekedar memelukmu.
SUKABUMI,25 Agustus 2026