Permata di Balik Ujian
Karya: NurJanahDi pagi yang kelam,
Lorong sekolah terlihat sunyi.
Angin membawaku lari,
Lari ke dalam trauma
Yang tak pernah ada.
"Sok suci..."
"Sok alim..."
"Munafik..."
(DEPP..!!)
Perkataan yang menyayat hati,
Membuatku menangis terisak.
Kamarku menjadi saksi isak tangisku,
Kamarku menjadi saksi atas doaku,
Kamarku menjadi saksi atas runtuhku.
Awan pun cerah...
Matahari bersinar di atas kepala,
Mengikuti seraya jejak langkah.
Luka yang membuatku trauma
Kini menjadikanku perkasa.
Tangisan yang melahirkan kata-kata
Menempa perih menjadi sebuah permata.
Sebab aku tahu, di balik ujian yang menyiksa
Ada keajaiban yang tidak pernah diduga.
Dari luka aku belajar bangkit,
Dan aku sembuh menjadi orang yang sukses,
Merangkai kata-kata dalam setiap detik dan rintik.
Pemalang,19 Juli 2026