Dibaca: Memuat...
Jala di Tanah Pralaya
Karya: Adani Nawang SariDi pelupuk malam yang nisada
aku pernah menenun angan di langit svarga
menjahit bintang dengan benang asa
mengira waktu akan selalu ananta
Tapi angin pralaya datang pelan
membawa bisik duhkha yang lama kupendam
satu-satu tiang harapan kurobohkan
oleh badai yang tak pernah kuminta
Dulu mimpi itu amerta
air kehidupan yang membuatku tegar
kini pecah jadi keping kaca
melukai telapak kaki yang telanjang berjalan
Aku bertanya pada candrakirana
"Mengapa cahaya harus padam sebelum fajar?"
bulan hanya diam, meneteskan jala
membasahi tanah tempat mimpiku terkubur
Tak apa...
Dari reruntuhan ini akan kutumbuhkan bijaksara
dari abu maya akan lahir dhira
karena jiwa yang pernah jatuh
adalah jiwa yang tahu arti bangkit.
Trenggalek, 28 Juli 2026