Zahra Nabila - Langkah yang Ditinggalkan Ayah (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Zahra Nabila
Langkah yang Ditinggalkan Ayah
Di kelas dua sekolah menengah pertama,
bel pulang datang lebih awal dari duka.
Namaku dipanggil, aku dijemput,
bukan untuk pulang seperti biasa,
melainkan menuju kabar yang mengubah segalanya.
Rumah ramai oleh isak dan doa,
sepatuku belum sempurna kulepas,
satu langkah kakiku menyentuh lantai,
ayah menghembuskan napas terakhirnya.
Sejak hari itu, perjalanan kutempuh sendiri.
Tak ada lagi jemputan, tak ada lagi pelukan di pagi hari.
Aku belajar mandiri, meski rindu sering singgah.
Aku merantau membawa cita-cita,
menimba ilmu di kota orang,
demi masa depan, demi ibu yang tetap tersenyum,
setelah hari-hari berat yang pernah kami lalui.
Kabupaten Tangerang, 30 Januari 2026
Posting Komentar