Tengku Rifandi Tongkang Tak Sampai Berderai lamunan angin mengusik mata Membisik-bisikkan cita di tengah gelombang muara Ingin ku berlabuh dekat tepiannya Malam lengang ku tengadahkan jemari Berharap tongkang Nirwana ini meniti, walau tak berhari-hari Bilakah aku kan sampai Atau mungkin aku kan tenggelam jatuh di atasnya Asloka rasanya, bila saja sampan kayuh ini Berlabuh di tepiannya Akankah ini mimpi sahaja Ataukah hanya tinggal menunggu hari tiba Semoga Niskala deru ombaknya, mendorong hingga jadi nyata Tongkang: Sampan tradisional orang Melayu Pangkalan Kerinci, 31 Januari 2026
Posting Komentar