SITI HAMIDAH ROHMAH - AKU TUMBUH PELAN (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents

SITI HAMIDAH ROHMAH 

AKU TUMBUH PELAN


‎aku tumbuh pelan,

‎seperti matahari yang ragu naik ke langit,

‎di rumah yang doanya saling bertabrakan,

‎antara harap, dan pasrah.

‎kadang tawa menyamar jadi luka,

‎kadang diam lebih ribut dari suara,

‎malam sering duduk di dadaku,

‎mengajari aku arti sunyi yang panjang.

‎aku belajar dewasa dari hal-hal kecil,

‎dari lelah yang kugenggam sendirian,

‎dari tangis yang kupendam di lipatan hati,

‎dan dari jiwa yang kupaksa tegar,

‎meski gemetar setiap hari.

‎keluarga adalah sekolah pertamaku,

‎mengajariku sabar, seperti menunggu hujan,

‎mengajariku menerima,

‎bahwa tak semua yang patah,

‎harus kembali utuh.

‎hidup berjalan tanpa permisi,

‎menyodorkanku persimpangan tanpa nama,

‎aku berdiri dengan tangan gemetar,

‎menatap masa depan,

‎seperti kabut yang sulit diterka.

‎tak jarang aku ingin berhenti,

‎menjadi diam,

‎menjadi lupa,

‎namun waktu mendorong punggungku pelan,

‎memintaku tetap melangkah.

‎aku jatuh seperti daun kehilangan arah,

‎bangkit dengan lutut penuh cerita,

‎jatuh lagi,

‎hingga luka pun hafal namaku,

‎dan aku belajar berdamai dengannya.

‎aku berserah seperti malam pada pagi,

‎percaya seperti laut pada pasang,

‎bahwa doa bukan soal cepat atau lambat,

‎melainkan tentang bertahan,

‎tanpa kehilangan iman.

‎inilah aku,

‎perjalanan yang ditulis dengan air mata,

‎dan dilanjutkan oleh harapan,

‎tak sempurna,

‎tak selalu kuat,

‎namun nyata,

‎dan terus berjalan.

Sukabumi,31 Januari 2026

Posting Komentar