Sabila Izzati - Kelip Cahaya di Belantara (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Sabila Izzati
Kelip Cahaya di Belantara
sempat tergugu
tak ada arsa di bentala
telah punah ia ditelan serakah
aku ini candala
di empat arah mata anila
kokoh menjulang, tembok-tembok pertahanan
derap langkah gundah
padanya, orang-orang memalingkan wajah
lumpur dan kasur tak umpamanya teman dekat
padanya, orang-orang bersumpah serapah
aku berdiri di tengah jenggala
semburat senja menyapa
katanya aku seumpama lengkara
bumantara bercerita
hitam! hitam! seluruhnya gelap mencekam
hadirkan pendar temaram
menuntun musafir tak tersesat di jalan
barangkali nirwana tertawa
ada sisa bestari di atma
sebuah kerlip cahaya
di dada seorang buruk rupa
masih tersisa nyawa
masih tersisa asa
Jakarta, 31 Januari 2026
Posting Komentar