Rizky Nanda Lailatul Wulandari - Doa dan Impian di Ujung Malam (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents
Rizky Nanda Lailatul Wulandari Doa dan Impian di Ujung Malam Aku berdoa dalam sunyi malam, menyebut namamu pada Tuhan dengan suara hati yang gemetar. Cintaku menjelma harap, lahir dari luka yang kupeluk pelan. Impian tumbuh bersamamu, menjadi cahaya kecil yang kutitipkan pada langit yang setia mendengar. Aku percaya setiap doa tak pernah sia-sia, ia berjalan pelan menembus waktu. Di antara ragu dan takut, aku belajar menunggu dengan sabar, sambil mencintaimu tanpa suara. Sebab impian bukan sekadar ingin, melainkan janji untuk terus melangkah, meski jalannya berliku dan melelahkan. Aku ingin melihatmu tenang, tersenyum jujur pada hari-hari. Jika kelak jarak menguji hati, biarlah doa ini menjadi pelindung, memelukmu saat lelah, menguatkan langkahmu, dan menjaga cinta tetap utuh. Suatu hari, doa dan impian akan bertemu dalam pelukan takdir, menjadi nyata seperti pagi yang datang setelah malam panjang, bersamaku dalam izin Tuhan Maha Pengasih. Malang, 31 Januari 2026

Posting Komentar