Rierind Koniyo Meramu Mimpi Untukmu jiwa-jiwa yang dijauhi Berjalan sempoyongan dalam sunyi Tatapan kosong tak berarti Dengan hidup yang tak pasti Tiada yang kan peduli dengan airmata Pun begitu dengan derita nestapa Dan jiwa yang bertemankan duka lara Karena setiap kita, harus ikhlas menanggung duka Tapi akankah hidup terus bermenung diri? Membiarkan jiwa hidup terasa mati tidak akan ada duka yang abadi Sembuhlah dan genggam semangat dengan kobaran api Seremuk apapun dalam kehidupan ini Teruslah hidup, meramu mimpi, Melangitkan doa dan memintal asa pasti Untuk bekalmu hidupmu nanti Gorontal, 30 Januari 2026
Posting Komentar