Nasywa Lintang Aprilliana - Semangkuk Manis di Ujung Bara (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents

Nasywa Lintang Aprilliana

Semangkuk Manis di Ujung Bara


Eksistensi bermula dari rajangan rempah

Tepi kertas meredup dalam bara, merintikkan abu

Pertama rasa manis saus gula alami di lidah

Pertengahan rasa candu merambat habis waktu


Asap mengepul kala Tuan dan Nona meniti masa

Ada tawa, ada janji, dan kita menyebutnya bagian perjalanan

Bunyi ringan yang terdengar candu,

Rupanya batuk dan sesak yang dikaburkan


Ironisnya, manusia acap kali mengabai alarm,

tetap menggenggam meski bibir mulai perih menghitam

Begitu sebagian perjalanan hidup:

Seolah perkara bagian dari penyokong,

namun sebalik tak lebih dari bau pahit asap

Tempo dulu terasa manis, sayang kini berakhir masam dalam kedunguan


Kuperingatkan, bijak-bijaklah memilih nikmat,

Sebab sebagian manis menyimpan jerat

Hidup bukan selalu berakhir tragis dari paku,

Beberapa dari madu yang candu


Sidoarjo, 31 Januari 2026

Posting Komentar