Mela Nuraini - Sanggrama dalam Chayaloka (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Sanggrama dalam Chayaloka
Di balik tenang dan sunyinya malam, aku bertarung dengan jiwaku yang setengah gila.
Sanggrama itu hening, tak ada sela suara sedikit pun, namun getaran dalam jiwa begitu kuat.
Hari demi hari berjalan layaknya chayaloka, ruang bayang tempat merana mengurung diri.
Di balik itu, waktu mengimpit dada, dan asa kerap diuji oleh keresahan batin.
Aku mengarungi titian hidup dengan terseok oleh waktu, menjadi titah batin di tengah badai tiada henti.
Setiap runtuh adalah mauna, setiap pulih adalah patokan jiwa, kepada diri yang tak ingin tenggelam.
Tiada gemuruh di ambang kejayaan ini, hanya embusan napas yang pulang ke iramanya.
Meski begitu, aku tahu, sanggrama puncak makna adalah yang membelai jiwa dalam luka lama.
Malang, 31 Januari 2026
Posting Komentar