Ledyana Pellondou - Rumah Tidak Mengenal Namaku (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Ledyana Pellondou
Rumah Tidak Mengenal Namaku
Aku tidak merasa sedang pergi,
hingga suatu hari
rumah berhenti memanggilku pulang.
Di ruang tamu,
suara-suara duduk lebih dulu dariku,
dan aku berdiri
seperti tamu
yang tidak pernah diundang.
Aku menyebut namaku,
tetapi namaku terdengar
seperti milik seseorang
yang sudah mati
di ingatan orang-orang.
Jam berdetak di dinding,
bukan untuk waktu,
melainkan untuk memastikan
bahwa aku masih ada
meski tak lagi dianggap.
Seperti luka
yang lelah meminta arti,
aku belajar diam
dan membiarkan sakit
menjadi bahasa.
Barangkali
yang hilang bukan rumah,
melainkan
hak paling sederhana:
diakui sebagai manusia.
Mungkin
aku tidak pernah pergi,
aku hanya perlahan
dihapus,
bukan dari rumah,
melainkan dari makna pulang.
Kupang, 31 Januari 2026
4 komentar