Floretha Kalya Yuanitaahmad - Doa yang Tumbuh dari Retak (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Floretha Kalya Yuanitaahmad
Doa yang Tumbuh dari Retak
Di ambang malam yang menua,
aku menanam doa di dada langit,
membiarkannya tumbuh dari retak sunyi
tempat impian belajar menyala
tanpa perlu disebutkan namanya.
Aku menyimpan impian
bukan di kepala,
melainkan di dada
tempat doa sering terluka
namun tak pernah menyerah.
Hatiku adalah perahu kecil
di laut takdir yang tak selalu ramah,
namun doa menjadi dayung,
mengajarkanku bergerak
meski arah kerap mengabur.
Doaku tidak berteriak,
ia tumbuh perlahan
seperti akar yang setia
pada tanah yang sering mengkhianati hujan.
Tuhan,
aku tidak meminta jalan yang mudah,
hanya hati yang cukup luas
untuk menerima proses
dan kaki yang sanggup melangkah
meski gemetar.
Maka ketika doaku akhirnya pulang,
ia bukan datang sebagai kemenangan,
melainkan sebagai diriku
yang telah selesai belajar percaya,
dan di sanalah impian
diam-diam berubah menjadi nyata.
Tulungagung, 15 Januari 2026
Posting Komentar