Doni Irawan Terpenjara oleh Pohon Waktu Aku berjalan diantara lingkaran waktu yang tak pernah usai, menyusuri ingatan yang retak. Seakan sedang mencari sesuatu yang hilang, namun tak tahu apa yang hilang dan dimana kehilangan itu bermula. Masa lalu mengikat langkahku perlahan, seperti bayangan yang enggan pergi, meski cahaya tak lagi ada. Aku terjebak, berhenti di titik yang sama. Aku pun ibarat pohon yang telah rindang, berdiri kokoh oleh usia dan luka, namun ragu menyambut daun baru. Bukan karena tak mampu, melainkan karena tak siap menyambut pergantian musim. Angin membawa tanya tanpa jawaban, sementara waktu berjalan, enggan menoleh. Di sanalah aku terdiam, belajar bahwa kehilangan tak selalu tentang pergi, melainkan tentang bagian diri yang lupa cara tumbuh kembali. 13 Januari 2026
Posting Komentar