Dian Aprilliani Pelataran Langit Tempatku Merajuk Disudut hening, kutemukan sunyi tempatku merajut angan Anganku menghilang tergantikan rona jingga yang temaram Awan jika kau tahu, putihnya rinduku yang mengantung ini Bersamaan pamitnya sang surya berlembayung ke peraduan Pelataran langit,tempat lara kusungkurkan Sanjana, aku rajut takdir dengan pola aksara Aku menanti pendarNya menjadi cahaya terang lewat doa Hingga datang fajar mencengkeram cakrawala, sujud ini takkan berhenti Sampai bulan dan gemintang saling sejajar Rasi bagaikan jarum yang menenggelamkan rinduku Jiwa ini beku, tetap ku tarik benang waktu diatas awan yang mengapung Maha luas kosmos yang bertahta, beratap mega tersapu deru bayu Dipelaratan langit termpatku merajuk Merapatkan jemari dipelukan malam Mengikat erat cahaya dengan saja yang bersimpul makna Sujudku adalah jawaban atas jiwaku yang retak Kudus, 29 Januari 2026
Posting Komentar