Daichi Suciwati Pabayo - Agar Tetap Utuh (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents
Daichi Suciwati Pabayo Agar Tetap Utuh Tidak semua lelah terlihat. Sebagiannya menetap, di bahu dan kepala yang terus bekerja. Aku mengada di persimpangan di antara titah kewajiban dan detik yang tak pernah menoleh, tak peduli napasku masih utuh atau terbeleh. Menjadi banyak hal sekaligus ternyata bukan tentang hebat, melainkan tentang bertahan tanpa tahu sampai kapan. Banyak suara, banyak arah, semuanya kupaksa menjadi kelas untuk belajar. Detak jam tak punya ruang untuk iba. Ia hanya tahu cara melangkah, dan aku? Aku adalah bayang-bayang yang dipaksa searah. Ingin kutanggalkan sejenak beban ini, sekadar untuk membasuh diri. Namun, pundakku telah paham berhenti adalah kemewahan yang tak pernah terbeli. Maka kulanjutkan perjalanan, mendekap lelah yang kian pekat. Bukan demi sebuah tajuk hebat, hanya agar jiwaku tak pecah jadi karat. Pontianak, 30 Januari 2026

Posting Komentar