Amelia Julianti - Dialog antara Aku dan Waktu (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents

Amelia Julianti 

Dialog antara Aku dan Waktu


"Tunggu sebentar," kataku pada waktu.

Aku masih ingin duduk disini,

memperbaiki langkah yang sempat keliru.

Waktu tidak berhenti, ia terus melaju. 

Ia hanya menjawab lewat detak yang bisu:

"Aku tidak pernah memburu, 

hanya saja kau terlalu lama menunggu."

Aku bertanya lagi dengan ragu

"Ke mana sebenarnya tujuanmu?" 

Waktu tersenyum di balik angka,

"Aku tidak pergi ke mana - mana, 

aku hanya menyediakan ruang,

agar kau mengerti cara untuk pulang."

Aku terdiam memandangi bayangan yang memanjang, 

menyadari bahwa napas adalah pinjaman yang tenang. 

Waktu tak lagi bicara, namun ia memberi tanda, lewat daun yang gugur dan fajar yang merona .

Bahwa hidup bukan tentang menghentikan detik yang lari,

tapi tentang apa yang kita tanam sebelum matahari mati. 

Sebab di hadapan Waktu, kita hanyalah

sebuah cerita,

yang sedang belajar menuliskan makna di antara jeda.


Kota Bengkulu, 31 Januari 2026

Posting Komentar