Afdhalluz Zhiqqri Ashies Julio Farrel - Burung yang Menerbangkan Doa (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents
Afdhalluz Zhiqqri Ashies Julio Farrel
Burung yang Menerbangkan Doa

Syair para musafir 
"Menapak kaki, memandang pasti, terselip pasir, meneguk air, tak ada kaidah mampir."
Sajak para munafik
"Kini berjanji-esok berkhianat, kini berharap-esok berdusta, kini siasat-esok bermunajat"
Suara para mutiara
"Jadikan langit menjadi lautan, tukarkan pepohonan dengan batu karang, ganti udara menjadi tirta"
Hajat beranggapan diriku masih bermunajat
Angan juga masih terus berharap
Mimpi-mimpi kecil masih saja bergelantungan Izinkan daku,
Menintrospeksi
Jalan yang lalu sudah terbuang
Luka kemudian dirajut orang
Cerita kini termakan remang
Tak lagi ada asa yang membuana rasa
Tapi, ayat-ayat dambaan masih berserakan
Mainan mereka berjanji
Namun, kilang waktu mengingkari
Kalut sudah doa-doa mereka
Impian atau bayangan?
Yang bermimpi pada diksi-diksi ilusi
Sajak syair yang bersuara
"Langit bukan lagi laut, janji bisa diingkari esok dan doa-doa mereka dipersilahkan mampir."

Probolinggo, 30 Januari 2026

Posting Komentar