Afdhalluz Zhiqqri Ashies Julio Farrel - Burung yang Menerbangkan Doa (OSN 3.3)

📅 01 Februari
Afdhalluz Zhiqqri Ashies Julio Farrel
Burung yang Menerbangkan Doa

Syair para musafir 
"Menapak kaki, memandang pasti, terselip pasir, meneguk air, tak ada kaidah mampir."
Sajak para munafik
"Kini berjanji-esok berkhianat, kini berharap-esok berdusta, kini siasat-esok bermunajat"
Suara para mutiara
"Jadikan langit menjadi lautan, tukarkan pepohonan dengan batu karang, ganti udara menjadi tirta"
Hajat beranggapan diriku masih bermunajat
Angan juga masih terus berharap
Mimpi-mimpi kecil masih saja bergelantungan Izinkan daku,
Menintrospeksi
Jalan yang lalu sudah terbuang
Luka kemudian dirajut orang
Cerita kini termakan remang
Tak lagi ada asa yang membuana rasa
Tapi, ayat-ayat dambaan masih berserakan
Mainan mereka berjanji
Namun, kilang waktu mengingkari
Kalut sudah doa-doa mereka
Impian atau bayangan?
Yang bermimpi pada diksi-diksi ilusi
Sajak syair yang bersuara
"Langit bukan lagi laut, janji bisa diingkari esok dan doa-doa mereka dipersilahkan mampir."

Probolinggo, 30 Januari 2026