Yesi Febriani - Langkah yang Tak Selalu Tiba (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Langkah yang Tak Selalu Tiba
Aku berjalan, dengan harapan yang kugenggam rapuh.
Di jalan panjang yang tak pernah benar-benar lurus.
Setiap langkah kupikir mendekat,
ternyata hanya memutar luka yang sama.
Aku pernah percaya, semua lelah akan menemukan tujuannya,
bahwa jatuh hanyalah jeda sebelum sampai.
Nyatanya, ada langkah
yang gugur di tengah jalan
tanpa sempat disebut berhasil.
Waktu tak selalu ramah.
Ia berjalan terus sementara aku tertinggal
menghitung mimpi yang berubah menjadi penyesalan.
Doa-doa pun kadang lelah
menunggu dijawab.
Ada hari dimana aku ingin berhenti melangkah,
duduk bersama kecewa.
Bukan karena yakin akan tiba,
melainkan karena berhenti
terasa lebih menyakitkan.
Jika suatu hari aku tak sampai,
biarlah jalan tahu aku telah mencoba sekuat yang kupunya,
dengan air mata sebagai saksi,
dan langkah yang tak selalu tiba
sebagai cerita hidupku.
Palembang, 25 Januari 2026
Posting Komentar