Verlita Fanny Kurnia - Doa Yang Menjadi Arah (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents

 


Verlita Fanny Kurnia

Doa Yang Menjadi Arah


Aku belajar menyebut doa dengan tenang,

tanpa tergesa, tanpa memaksa semesta.

Di antara sunyi dan langkah yang ragu,

aku titipkan impian pada langit yang setia.


Impian tidak selalu berteriak ingin dicapai,

kadang ia hanya menunggu aku bertahan.

Ia tumbuh pelan seperti akar di tanah gelap,

menguat tanpa perlu dilihat orang.


Saat lelah datang dan harapan terasa jauh,

doa menjadi arah yang tidak pernah hilang.

Aku percaya, setiap sabar ada maknanya,

setiap tangis punya jalan pulangnya.


Maka aku melangkah sambil berdoa,

menjadi manusia yang tidak menyerah,

sebab impian akan menemukan waktunya,

dan doa selalu tahu ke mana harus pergi.


Sekayu, 08 Januari 2026

1 komentar

Profile Verlita Fanny Kurnia 13 Januari 2026 pukul 11.04 Delete
omagattt puisinyaa menarikk bangett