Uzlyfah Ainun Naharni - Doa yang tak pernah tertinggal (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Uzlyfah Ainun Naharni
Doa yang tak pernah tertinggal
Di sepertiga malam yang hening,
kuselipkan namamu dalam tiap bait doa,
pada langit yang mendengar tanpa jemu,
kuucap harap yang tak pernah layu.
Kau lelaki yang diam-diam kutunggu,
dalam senyum, dalam rindu yang tak bersuara,
bukan sekadar cinta yang membara,
tapi teman sejiwa, sejalan dalam suka dan duka.
Aku tak meminta semesta tunduk,
hanya berharap Tuhan merestui,
agar langkahku dan langkahmu bertaut,
menuju satu janji,sehidup dan semati.
Bersamamu, aku ingin membangun rumah,
bukan sekadar atap dan dinding,
tapi tempat pulang yang penuh cinta,
tempat doa dan impian saling bersanding.
Jika takdir mengizinkan,
biarlah cincin itu jadi saksi,
bahwa cinta yang tumbuh dari doa,
akan mekar abadi, tak lekang oleh waktu.
Tegal,10 Januari 2026
.png)
Posting Komentar