TAZKIATUN NUFUS - Doa yang Tumbuh Bersama Waktu (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Doa yang Tumbuh Bersama Waktu
Aku menyebut impian dengan hati-hati,
seperti menyimpan cahaya
di genggaman yang masih gemetar.
Bukan karena ia rapuh,
tetapi karena aku masih belajar menjaganya.
Di hadapan doa,
aku tak membawa kata-kata besar.
Hanya kejujuran tentang langkah yang sering ragu,
tentang ingin terus berjalan
meski tak selalu tahu arah.
Ada masa ketika harapan terasa jauh,
dan keyakinan berjalan tertatih.
Namun aku percaya,
doa tidak pernah kehilangan makna,
ia tumbuh bersama sabar
dan menunggu waktu yang tepat.
Impian itu tidak pernah pergi,
ia tinggal,
menguat di balik jatuh dan bangkit.
Aku menempuhnya perlahan,
belajar percaya pada proses
dan pada diriku sendiri.
Jika kelak aku sampai,
biarlah itu bukan karena segalanya mudah,
melainkan karena aku memilih bertahan,
menjaga doa,
dan membiarkan impian
menemukan jalannya.
Pandeglang, 20 Januari 2026
2 komentar